Persiapan Pementasan Drama, Mahasiswa PBI UMM Mengikuti Workshop Ilustrasi Musik Pementasan

Rabu, 29 Juni 2022 00:56 WIB   Pendidikan Bahasa Indonesia

MALANG- Menjelang pelaksanaan pementasan drama, mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengikuti workshop Ilustrasi Musik Pementasan, Rabu (22/06). Dilaksanakan secara luring di Lab Drama Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), kegiatan tersebut diisi oleh pemateri berpengalaman, Rudi Hartono. Hanya diikuti oleh perwakilan kelompok, workshop yang dilaksanakan secara terbatas tersebut sukses dilaksanakan.

Hidayah Budi Qur’ani, S.S., M.Pd., selaku Kepala Lab Drama FKIP UMM menjelaskan bahwa kegiatan tersebut untuk memfasilitasi mahasiswa semester 6 yang sedang menempuh mata kuliah Keterampilan Sastra Produktif. “kegiatan ini untuk memaksimalkan persiapan menjelang pementasan drama mahasiswa PBI pada agustus bulan depan. Harapanya dengan adanya kegiatan ini dapat membantu mahasiswa PBI dalam menyukseskan pementasan drama mereka, ” terangnya.

Lebih lanjut, Rudi Hartono, S.Pd., selaku pemateri workshop menjelaskan tentang manfaat dan keutamaan penggunaan ilustrasi dalam pementasan drama. Menurutnya, ilustrasi dalam pementasan drama salah satunya adalah untuk menghidupkan suasana yang akan dibangun dalam setiap adegan dalam pementasan drama. Selain itu, penggunaan ilustrasi yang tepat juga akan menjadi poin lebih dari suatu pementasan drama. Bahkan, ketidaksesuaian penggunaan ilustrasi dapat menggagalkan pementasan drama itu sendiri. Kegagalan yang dimaksud adalah tidak sampainya pesan yang ingin disampaikan naskah, ketika ditampilkan dalam pementasan drama.

Senada dengan Rudi, Dr. Hari Sunaryo, M.Si., selaku pengampu mata kuliah juga menjelaskan hal yang sama. “penggunaan ilustrasi dalam pementasan merupakan aspek vital, perlu diketahui ilustrasi bukan hanya musik. Bahkan musik bukan hanya tentang alat musik, tapi apapun yang dapat menimbulkan suara dan berperan dalam menghidupkan suasana dalam drama, ” jelasnya.

Kemudian, dosen yang akrab dengan panggilan Pak Hari tersebut juga menjelaskan bahwa setiap anggota dalam kelompok harus bisa memainkan alat musik minimal satu alat musik.

“tidak bisa memainkan alat musik bukan alasan. Kalau tidak bisa bermain alat musik, sekarang adalah waktu yang tepat untuk belajar. Dalam mata kuliah ini semua sama-sama belajar, dan pementasan drama bukan hanya menjadi aktor dan bermain peran di atas panggung tetapi ilustrasi juga tak kalah penting, ” papar Pak Hari di depan perserta workshop.

Shared: