Pend. Bhs dan Sastra Indonesia
Universitas Muhammadiyah Malang
Pend. Bhs dan Sastra Indonesia
Universitas Muhammadiyah Malang

Jurnal Nasional 5

KAJIAN FOLKLOR SUKU REJANG BENGKULU
MELALUI LAGU DAERAH
(Telaah Budaya Lisan pada Masyarakat Kabupaten Kepahiang Bengkulu)

 

Oleh: Ritmha Candra Ariesha (02340063)

Dr. Ekarini Saraswati, M.Pd

Drs. Djoko Asihono

 

Abstrak: Penelitian ini di latar belakangi oleh keberadaan lagu daerah suku Rejang Bengkulu yang merupakan budaya lisan dan diwariskan secara turun temurun dari generasi ke generasi. Sehingga dengan budaya lisan tersebut, peneliti dapat mempelajari adat-istiadat, tata laku dan pola masyarakat suku Rejang yang berada di Kabupaten Kepahiang Propinsi Bengkulu. Selain itu, penelitian ini juga dilatar belakangi adanya rasa ingin melestarikan, mengembangkan, memelihara, membina tradisi yang merupakan kebudayaan daerah yang dapat memperkaya kebudayaan nasional. Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh deskripsi tentang aspek budaya lisan atau folklor yang terkandung dalam lagu daerah suku Rejang Bengkulu yang meliputi latar belakang terciptanya lagu daerah, makna, dan fungsi yang terkandung dalam lagu daerah suku Rejang Bengkulu.

Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan holistik atau yang disebut pendekatan folklor modern yang menyertakan dua unsur yakni folk dan lore-nya. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Peneliti menganalisis data yang berupa uraian kata-kata dan pernyataan lisan dari perilaku teramati dari informan. Adapun sumber data dalam penelitian ini sebanyak delapan (8) teks lagu daerah suku Rejang Bengkulu yang telah ditranskripsikan secara langsung oleh warga asli suku Rejang ke bahasa Indonesia.

Dari hasil analisis penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) latar belakang terciptanya lagu daerah suku Rejang Bengkulu adalah (a) adanya cerita rakyat yang tersebar secara lisan pada warga masyarakat suku Rejang Bengkulu, (b) adanya Meringit, yakni sebutan untuk lantunan lagu yang tercipta karena keluhan, penyesalan, keharuan, kebahagiaan yang dilantunkan seperti layaknya lagu, (c) adanya beberapa kepercayaan yang dianggap oleh warga masyarakat suku Rejang, (d) adanya beberapa adat istiadat atau budaya tradisi yang diwariskan secara turun temurun menjadi latar belakang terciptanya lagu daerah suku Rejang Bengkulu, (e) adanya sejarah budaya, (f) adanya tata kelakuan dan kebiasaan orang-orang suku Rejang yang bertempat tinggal di gunung atau perbukitan. (2) Makna yang terkandung dari lagu daerah suku Rejang Bengkulu banyak mengungkapkan tentang makna sosial masyarakat dan tentang cinta kasih sesama manusia. (3) Fungsi lagu daerah sebagai budaya lisan suku Rejang Begkulu adalah: (a) sebagai sistem proyeksi masyarakat pemilik budaya, (b) sebagai alat paedagogik atau pendidikan yang banyak mengungkapkan nilai moral, (c) sebagai alat pengesahan kebudayaan suu Rejang Bengkulu yang lain, (d) sebagai alat pemaksa berlakunya sistem norma atau hukum masyarakat. 

 

Kata kunci: Lagu Daerah, Folklor Lisan, suku Rejang Bengkulu

 

Selanjutnya....

 

 

 

Shared: