Cerita Kuliah Daring Selama Pandemi

Selasa, 02 Juni 2020 04:21 WIB

Tangkapan layar-kuliah daring Prodi Bahasa Indonesia UMM melalui aplikasi Zoom selama masa pandemi Covid-19 (Foto: Candra Ayu)

 

Malang- Hari Pendidikan diperingati setiap tanggal 02 Mei. Peringatan hari pendidikan tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tidak ada orang berkumpul untuk merayakannya. “Setiap orang menjadi guru, setiap rumah menjadi sekolah” itulah ungkapan yang pernah diutarakan oleh Ki Hajar Dewantara. Kalimat itu menggambarkan kondisi pendidikan Indonesia saat ini. Pandemi Covid-19 menyebabkan segala aktivitas dilakukan di rumah termasuk belajar. Di tengah wabah pandemi sekolah-sekolah tutup sehingga diberlakukan pembelajaran daring.

Universitas Muhammadiyah Malang melakukan langkah sigap menanggapi adanya pandemi Covid-19. Dosen-dosen dan mahasiswa mulai mengadakan pertemuan secara daring sehingga aktivitas perkuliahan tetap berjalan sesuai jadwal. Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, mengoptimalkan penggunaan teknologi untuk perkuliahan daring. Beberapa aplikasi yang digunakan ketika kuliah daring di antaranya  WA Grup, Google Clasroom, danZoom. Hidayah Budi Qurani selaku dosen Pendidikan Bahasa Indonesia, UMM mengungkapkan “Kuliah daring juga bermanfaat mendorong pemanfaatkan teknologi secara maksimal”. Dosen-dosen tetap mengawasi dan membimbing mahasiswa selama masa pandemi berlangsung. Mahasiswa juga sangat kooperatif ketika pembelajaran daring dimulai. Kerja sama kedua pihak membuat perkuliahan secara daring sampai saat ini berjalan lancar.

Adapun kendala teknis yang dihadapi selama perkulihan daring adalah jaringan internet yang terkadang buruk. Seperti yang diungkapan Harum, Mahasiswa semester 6 jurusan Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia “terkadang sinyal internet susah didapatkan apalagi jika memakai aplikasi vidio call”. Ia mengaku kuliah menjadi tidak efektif karena sinyal yang buruk. Akan tetapi, halangan tersebut tidak membuatnya malas kuliah. Persiapan sebelum jam kuliah berlangsung menjadi jawaban masalah ini. Ia memastikan jaringan terhubung setidaknya 15 menit sebelum kuliah dimulai sehingga masalah tersebut dapat teratasi.

 

Berbagai pihak mengharapkan supaya masa pandemi Covid 19 segera berakhir.  Hidayah Budi Qurani berharap ke depannya Pandemi berakhir sehingga ia bisa bertemu mahasiswa baru secara langsung. “Semoga semester depan pandemi sudah selesai suasana baru, mahasiswa baru” ujar Ani. Tahun ini Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, UMM telah menyiapkan program-program pendidikan terbaik dan membuka peluang selebar-lebarnya untuk bergabung  sebagai anggota keluarga baru.

Shared: